Blog GrowMate

Merawat Anggrek Bulan agar Rajin Berbunga

22 jam yang lalu · admin@growmate.bond
Merawat Anggrek Bulan agar Rajin Berbunga

Anggrek bulan adalah bunga nasional Indonesia, dan kegagalannya berbunga kembali setelah dibeli menjadi kekecewaan klasik. Banyak orang mengira anggreknya mati karena bunganya gugur, padahal itu hanyalah akhir dari satu siklus. Dengan perawatan yang tepat, tangkai yang sama bisa berbunga lagi, dan tanaman yang sehat berbunga hampir setiap tahun dengan rangkaian yang bertahan dua sampai tiga bulan.

Memahami Siklus Hidupnya

Anggrek bulan tumbuh dari satu titik di tengah, mengeluarkan daun baru dan akar udara secara bergantian. Setelah cukup dewasa, ia mengirim tangkai bunga dari ketiak daun. Bunga mekar berurutan dari pangkal ke ujung selama berminggu-minggu. Setelah bunga terakhir gugur, tangkai yang masih hijau dan segar berpeluang besar menumbuhkan cabang bunga baru dari ruasnya. Jangan buru-buru memotong tangkai yang masih hijau. Potonglah hanya bagian yang sudah menguning dan kering.

Cahaya dan Sirkulasi Udara

Anggrek bulan membutuhkan cahaya terang sekitar 50 sampai 70 persen, setara dengan tempat teduh di bawah paranet. Daun yang sehat berwarna hijau segar. Daun yang terlalu gelap menandakan kurang cahaya dan sulit berbunga, sedangkan daun kekuningan menandakan kelebihan cahaya. Sama pentingnya adalah sirkulasi udara. Anggrek yang ditaruh di sudut pengap mudah terserang busuk akar dan jamur. Kipas angin kecil atau jendela yang terbuka sudah cukup membantu.

Menyiram dan Memupuk dengan Tepat

Siram saat media hampir kering, biasanya dua sampai tiga hari sekali tergantung cuaca. Guyur hingga air keluar dari bawah pot, jangan sekadar dipercik. Akar anggrek yang sehat berwarna hijau keperakan saat basah dan putih saat kering. Akar cokelat dan lembek adalah tanda busuk akibat terlalu sering disiram. Untuk pemupukan, gunakan pupuk khusus anggrek dengan dosis ringan setiap minggu. Prinsipnya, sedikit tetapi rutin jauh lebih baik daripada banyak tetapi jarang.

Memancing Pembungaan

Anggrek bulan membutuhkan perbedaan suhu siang dan malam sekitar lima derajat untuk terpicu berbunga. Di dataran rendah yang panas merata, pembungaan memang lebih sulit. Trik yang sering berhasil adalah menaruhnya di tempat yang malam harinya lebih sejuk selama beberapa minggu, atau mengurangi sedikit frekuensi pemupukan nitrogen dan beralih ke pupuk tinggi fosfor. Kesabaran adalah bagian dari perawatannya. Anggrek mengajarkan bahwa dalam berkebun, menunggu adalah sebuah keterampilan.