Blog GrowMate

Lidah Mertua: Tanaman yang Hampir Mustahil Dibunuh

22 jam yang lalu · admin@growmate.bond
Lidah Mertua: Tanaman yang Hampir Mustahil Dibunuh

Jika ada penghargaan untuk tanaman paling pemaaf, lidah mertua akan memenangkannya setiap tahun. Ia bertahan di pojok kantor yang gelap, di pot yang sudah bertahun-tahun tidak diganti medianya, bahkan di tangan pemilik yang lupa menyiram selama sebulan. Ketangguhan ini membuatnya menjadi pintu masuk ideal bagi siapa pun yang ingin mulai menghijaukan rumah tanpa pengalaman.

Mengapa Ia Begitu Tangguh

Lidah mertua menyimpan cadangan air di daunnya yang tebal dan berdaging. Ia juga melakukan fotosintesis dengan sangat hemat, bahkan termasuk sedikit tanaman yang melepaskan oksigen pada malam hari. Kombinasi ini membuatnya tahan terhadap dua dosa besar pemula: lupa menyiram dan menempatkan di ruangan minim cahaya. Namun perlu dicatat, bertahan hidup dan tumbuh indah adalah dua hal berbeda. Untuk tampilan terbaik, ia tetap menghargai cahaya terang tidak langsung.

Aturan Menyiram yang Benar

Siram sedikit dan jarang. Biarkan media kering sepenuhnya di antara penyiraman. Pada musim hujan atau di ruangan ber-AC, interval bisa mencapai tiga minggu. Gejala kelebihan air selalu sama: daun lembek dan berair di bagian pangkal. Jika itu terjadi, cabut daun yang busuk, angin-anginkan akarnya sehari, lalu tanam kembali di media baru yang kering.

Perbanyakan yang Mudah

Satu pot lidah mertua bisa menjadi lima pot dalam setahun. Cara termudah adalah memisahkan anakan yang tumbuh di samping induk saat repotting. Cara yang lebih sabar adalah stek daun: potong daun sehat menjadi beberapa bagian, biarkan lukanya mengering sehari, lalu tancapkan ke media. Perlu diingat, stek daun pada varietas bertepi kuning akan menghasilkan anakan hijau polos. Jika menginginkan tepi kuningnya tetap, perbanyaklah dengan pemisahan anakan.

Menempatkan di Rumah

Lidah mertua cocok di kamar tidur karena metabolismenya yang unik, di sudut ruang tamu sebagai aksen vertikal, dan di meja kerja dalam ukuran mini. Hindari satu hal: menaruhnya di kamar mandi yang pengap tanpa sirkulasi. Kelembapan berlebih tanpa aliran udara mengundang jamur. Selain itu, hampir tidak ada larangan. Inilah tanaman yang membuktikan bahwa jempol hijau bukanlah bakat, melainkan sekadar kebiasaan yang tepat.